Jumat, 23 Mei 2014

samba server

        Instalasi Debian



1. cari type menjadi linux dan versionnya gunakan debian 
  
2. memori minimal yang direkomendasikan 512MB
 
3. kemudian untuk virtual machine pilih create a virtual hard drive now

4. kemudian pilih VDI


5. kemudian pilih dynamically alocated

6. kemudian dibagian ini pilih tempat penyimpanan dan tempat penyimpanan minimal 2 GB

7. semua pilih setting dan dibagian storage pilih iso debian

8.  start debiannya

9. pada pemilihan bahasa pilih bahasa yang diinginkan (kalau saya menggunakan bahasa inggris)


10. kemudian pilih daerah teritori

11. pilih keymap yang akan digunakan

12. tunngu sampai loadingnya selesai

13. dibagian configure masukkan nomor IP. nomor IP yang saya gunakan 192.168.1.10

14. host namenya terserah (kalau saya menggunakan debian)


15. kemudian domain namenya terserah (kalau saya menggunakan immanuel.sch.id)

16. gunakan use entire disk

17. kemudian pilih partisi yang akan digunakan

18. untuk pemula gunakan all file in one partition

19. kalau sudah akan muncul pilihan undo change to partition dan finish partitioning and write change to disk

20. pada pilihan write change to disk pilih yes

21. konfigurasi time zone anda

22. masukkan password untuk root

23. masukkan kembali password tadi untuk konfirmasi

24.massukan nama user


25. akan muncul pesan untuk user account

26. masukkan password untuk user tadi

27. akan muncul konfirmasi untuk password tadi

28. pilih no pada use network mirror

29. pilih no juga pada pilihan dibawah ini


30. pilih web server dan standard system

31. pilih yes pada penginstalan grub loader

32. pilih continue
33. jalankan debian yang tadi diinstall dam masukan user dan passwordnya

34.







      Instalasi samba server

1. ketikan apt-get install samba samba-client, jangan lupa masukan dvd iso debian-nya


2. kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini

3. kemudian ketik yes atau y


4. kemudian akan muncul tampilan seperti ini dan masukkan nama workgroup atau domain





5. setelah itu pilih no

6. setelah itu ketikan nano /etc/smb/smb.conf





7. setelah itu akan muncul tampilan seperti dibawah ini




8. turun kebawah sampai menemukan share definition kemudian ketikkan folder yang ingin dishare





9. dan ubah browseable menjadi yes pada folder home




10. kemudian ubah lagi dibawahnya






11. turun sampai kebawah kemudian hilangkan tanda ; pada 2 kalimat terakhir


12. setelah save lalu restart samba server-nya


13. lalu buat folder dihome



14. setelah itu ketikkan perintah seperti dibawah ini


15. lalu masukkan passwordnya

16.kemudian atur ip anda

17. lalu pada network ketikkan ip seperti dibawah ini





18.maka akan muncul login seperti dibawah ini



19. setelah masuk maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini